Cerita Caleg: Suka Duka Pengalaman Kampanye ala Saweri

 

 

cover

Masa kampanye pemilu 2019 sudah dimulai sejak 23 September 2018 lalu. Tentunya banyak yang harus dipersiapkan oleh para calon legislatif dalam menjalankan kegiatan kampanye. Selain butuh stamina yang besar, seorang caleg haruslah memiliki amunisi yang kuat untuk bisa menyapa masyarakat. Caleg harus mampu menarik simpati warga yang jadi dapilnya, meskipun belum tentu diterima secara terbuka di lapangan, itu adalah tantangan tersendiri.

Salah satu cerita kampanye datang dari Caleg DPRD DKI Jakarta, Saweri.

Saweri merupakan caleg baru dalam pemilihan 2019 ini. Ia berprofesi sebagai pengusaha di bidang kuliner yang cabangnya sudah menjamur di Jakarta. Caleg ini maju melalui partai NasDem nomor urut 4 Dapil 1 Jakarta Pusat.

Salah satu alumni Universitas Trisakti itu mengaku telah memiliki banyak pengalaman selama lebih dari 1 bulan turun menyapa masyarakat.

“Pengalaman selama kampanye sih banyak, suka duka nya pasti ada. Cara orang menerima kita kan beda-beda, ada yang welcome, ada juga yang enggan gitu,” pungkasnya.

Meskipun begitu, Saweri harus bisa menyesuaikan diri agar bisa diterima masyarakat. Strategi yang ia lakukan saat ini adalah berkampanye dialogis berupa tatap muka dan berdialog secara langsung dengan masyarakat sekaligus menampung aspirasi mereka.

“Kita terjun langsung ke masyarakat selagi memperkenalkan diri, juga bisa menampung semua aspirasi mereka. Perkenalan sekaligus menjalin ikatan emosional. Maka insya Allah tercapai,” Ucapnya ketika ditemui di Johar Baru, Jakarta Pusat (17/03).

Mengenai apa yang ia tawarkan ke masyarakat, Saweri mengaku bahwa ia siap menjadi jembatan atas segala permasalahan umum yang seringkali warga Jakarta keluhkan untuk segera ditemukan solusinya. Ia mencalonkan diri menjadi caleg, karena melihat bahwa masih banyak masalah yang mungkin kurang diperhatikan pemerintah atau bahkan masalah tersebut tak kunjung usai.

“Kebetulan saya punya beberapa usaha di bidang kuliner. Ya saya ingin berbagi ilmu dengan masyarakat agar mereka bisa berwirausaha mandiri. Targetnya, bisa mengurangi secara drastis tingkat pengangguran di Jakarta ini,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s