Fun Fact: 5 Fakta Menarik Seputar Tegel, Ubin Khas Keraton Jogja

tegel3

Pernah lihat lantai yang digunakan di keraton Jogja? Kelihatannya khas sekali ya? Nuansa Jawa klasik sangat terasa. Dan kamu pasti merasa “wah, ini sih lantai Indonesia banget!”.

Hmm, benarkah begitu? Apa kamu yakin ubin tegel benar-benar asli dari Indonesia?

Tahukah kamu bahwa kata tegel sebenarnya merupakan kata serapan dari bahasa Belanda yang berbarti ubin. Pabrik tegel yang pertama kali berdiri di Indonesia dibangun oleh seorang warga berkebangsaan Belanda pada tahun 1920-an di pulau Jawa. Pabrik ini bernama Tegel & Beton Kunci dan merupakan pabrik pertama yang membawa motif-motif tegel ke Indonesia.

Dari keterangan di atas, dapat kita ketahui bahwa tegel tidak dibuat oleh orang Indonesia dan bukan berasal dari Indonesia.

Cukup mengejutkan?

Masih ada beberapa fakta menarik mengenai ubin tegel. Penasaran? Yuk, simak ulasannya di bawah ini.

(Baca juga: Ini Lho 4 Jenis Lantai Paling Hits!)

Sejarah Ubin Tegel

Motif tegel berasal dari Spanyol dan Portugal. Di negara asalnya, motif ini disebut Azulejo. Sejarah mengatakan bahwa sebelum Spanyol mulai membuat motif tegel, peradaban di wilayah Arab sudah membuat motif ini terlebih dahulu dengan cara mengimitasi motif mozaik yang dibuat bangsa Romawi.

Kemudian, para pedagang dan seniman Eropa mulai mengadopsi motif ini dengan menambahkan beberapa inovasi dan kearifan lokal mereka. Dari sinilah awal mula motif tegel tercipta.

Motif yang Beragam

Motif ubin ternyata tak hanya berasal dari negara aslinya lho. Karena kepopulerannya menyebar hingga ke seluruh penjuru, motifnya pun banyak dimodifikasi oleh para seniman dari setiap negara, dimana mereka menambahkan nilai kearifan lokal pada karya mereka.

Tegel Indonesia biasanya memiliki motif seperti batik tulis dengan karakteristik shading warna yang lebih lembut dan gelap. Sementara dari negara aslinya, Spanyol, motifnya lebih ke pola-pola dasar geometris dengan tone warna netral. Tegel Spanyol juga identik dengan warna biru dan putih yang berasal dari pengaruh kebudayaan abad ke-15 hingga ke-17.

Lain halnya dengan tegel Meksiko yang biasa disebut Talavela dimana motifnya menggambarkan objek yang dipengaruhi oleh kepercayaan setempat. Awalnya, tegel Meksiko lebih dominan pada warna biru putih yang mengadopsi dari motif Spanyol. Namun sekarang motifnya sudah semakin banyak dengan pola dan warna yang beragam.

(Baca juga: Mengenal Lantai Keramik dan Jenisnya)

Lantai Bernilai Seni Tinggi

Dulu, ubin tegel memang hanya digunakan sebagai pelapis beton. Namun seiring berjalannya waktu, para seniman lokal mengubah strategi pemasaran mereka dengan menyajikan tegel sebagai karya seni. Alhasil permintaan pun terus melonjak dan harganya tak lagi murah.

Hal yang membuat nilai seni tegel sangat tinggi adalah proses pembuatannya yang manual menggunakan tangan tanpa bantuan mesin, mulai dari pembentukan, embossing, hingga pewarnaan. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan nilai estetika yang unik dan berbeda dari lainnya.

Material Kokoh & Perawatan yag Mudah

Karena proses pembuatan yang tidak sebentar, material yang dihasilkan pun memiliki kualitas yang relatif baik. Meskipun bukan berasal dari batuan asli, tegel memiliki kekuatan yang cukup tinggi. Dapat digunakan sebagai lantai maupun dinding. Warna yang tidak mudah pudar juga membuat tegel cocok digunakan di luar ruangan.

Perawatan ubin tegel sama seperti lantai keramik pada umumnya. Cukup sapu dan pel lantai menggunakan cairan pembersih lantai secara rutin untuk menghindari noda dan debu menempel.

Itulah 5 fakta mengenai ubin tegel yang harus Anda tau. Bagaimana, tertarik membuat ruamhmu tampak mewah menggunakan ubin tegel?

Artikel Asli: Kemilau Marmer

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s