Cerita Awal Saweri Sampetoding Mantap Berbisnis Kuliner

02

Berwirausaha tidaklah mudah seperti yang dipikirkan, butuh tekad dan motivasi yang kuat untuk melakukannya. Saweri Sampetoding, pria kelahiran Jakarta, 28 September 1979 mengawali karirnya dengan bekerja di salah satu perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang pengolahan permen. Namun, karena memiliki passion dan niat yang tinggi untuk berbisnis kuliner, selang satu tahun bekerja diperusahaan tersebut, ia tanpa ragu memutuskan untuk  melepas posisi dan pekerjaannya.

Alumni Universitas Trisakti itu sudah memiliki jiwa entrepreneur di bidang kuliner dari orang tuanya terutama ibunya, Nur Hani Sampetoding. Nur Hani merupakan pengusaha di bidang F&B dan pioneer usaha Donut di Indonesia yang telah membuka gerai “American’s Donuts” di beberapa lokasi di Jakarta.

Mengawali usahanya, Saweri mendirikan sebuah cafe & bakery yang bernama “Cafe Oh La La” pada tahun 2003. Café ini didirikan disebuah gedung perkantoran Sampoerna Strategic Square yang dulunya bernama Danamon Square Office Building.

Berkat tekad dan niat yang tinggi untuk menyediakan fasilitas bagi masyarakat, serta didukung dengan inovasi-inovasi dan karyawan yang loyal, ia sukses membangun usaha pertamanya ini. Tak puas begitu saja. Pada tahun 2005, Saweri Sampetoding membuka cabang  Café Oh La La kembali di Djakarta Theater dan cafenya pun mendapatkan penghargaan “Best Underrated 24 Hours Joint”.

“Dari bisnis pertama, banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan dan saya pun belajar mengenal pasar yang cocok di Jakarta ini” ujar Saweri.

Dari pembelajaran tersebut, Ia terus berinovasi demi memenuhi kebutuhan masyarakat. Pada akhirnya, ia mengubah konsep Café Oh La La menjadi restaurant & café yang kini bernama Djakarta Café. Usahanya ini memiliki konsep yang unik yaitu buka 24 Jam dan mendapatkan penghargaan “Best Midnight Meals”  dari GoFood pada tahun 2016.

Banyaknya usaha di bidang Food & Beverage di kawasan Jakarta. Namunm tidak menyurutkan niatnya untuk selalu berinovasi dan mengembangkan usaha lainnya.

“Banyaknya usaha kuliner di Jakarta, hal itu tidak menjadi kompetitor bagi usaha saya. Melainkan menjadi peluang untuk menemukan pasar lain untuk usaha saya.” ujarnya.

Selain restaurant & Café, Saweri Sapetoding pun memiliki usaha bakery dengan nama “Yakitate Bakery”, Warung Tenda Djakarta Street Food, dan booth minuman bernama “Esteboo”. Bisnis-bisnis tersebut telah memiliki banyak cabang di kawasan Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s