Dinding Warna Ombre Ini Bikin Hunian Makin Ciamik. Ini Tipsnya!

teknik warna ombre - olympic residence sentul

Warna ombre, pastinya kita sudah tak asing lagi dengan istilah ini, bukan? Teknik penciptaan efek perubahan warna dari gelap ke terang ini sering disebut gradasi warna. Bahkan beberapa tahun belakangan ini teknik warna ombre diaplikasikan menjadi tren warna rambut yang populer.

Sifatnya sangat mudah yang diterapkan. Karenanya, ombre bisa digunakan untuk mewarnai apapun, termasuk dinding hunian (rumah atau apartemen) Anda.

Pemakaian warna ombre tak hanya dapat memberikan perhatian pada ruangan, tetapi efeknya juga akan membuat ruangan terlihat lebih cantik dan bercahaya.

Dilansir dari thespruce.com, berikut beberapa inspirasi teknik warna ombre yang bisa diaplikasikan dalam desain interior apartemen.

  1. Perencanaan

Sebelum membuat persiapan tentunya Anda harus membuat perencanaan yang matang. Hal ini berguna agar hasilnya sesuai dengan keinginan dan Anda tidak kecewa pada akhirnya. Perhatikan secara saksama, bagian manakah yang ingin diberi sentuhan warna ombre. Selain itu tentukan warna apa yang paling cocok dengan desain hunian.

  1. Bersihkan Dinding

Sebelum memulai pengecatan, pastikan dinding yang akan di ombre benar-benar bersih dan kering. Selain itu, Anda juga bisa menutupi area di sekitar dinding seperti kaca jika ingin tidak terkena cat. Langsung aplikasikan cat dasar di area tersebut dan tunggu hingga kering.

  1. Pilih 2 Warna

painting-black-paint-roller

Pilih dua warna yang dapat bercampur dengan sempurna karena dalam teknik warna ombre harus bisa menunjukkan gradasi warna. Jika Anda hanya ingin menggunakan satu warna, pilih rona paling terang dan paling gelap dari warna tersebut. Semakin besar perbedaan akan semakin dramatis hasilnya.

Misalnya, gradasi dari warna biru tua ke warna biru muda dapat memberikan tampilan yang menarik untuk kamar mandi. Atau, gradasi warna coklat tua ke warna coklat muda untuk kamar tidur nyaman.

  1. Pastikan Memudar dari Bawah ke Atas atau Sebaliknya

Jangan sampai membuatnya memudar di tengah! Karena ini tidak tepat. Jika membuat warnanya memudar di tengah, ini akan memberikan kesan bahwa ruangan terlihat seperti menyusut atau mengecil.

Sebenarnya teknik ombre yang memudar bertahap ini bermaksud untuk menciptakan gradasi warna yang terkesan lembut. Jadi, jangan sampai salah ya!

  1. Batasi dengan Selotip

Agar mendapatkan hasil maksimal, pastikan sebelum mulai mengecat batasi area pengecatan masing-masing warna dengan kertas selotip. Dengan menggunakan pensil dan selotip, beri tanda untuk membagi dinding dari atas ke bawah menjadi paling tidak tiga bagian.

  1. Buat Semenarik Mungkin

Dinding akan semakin menarik jika Anda membuatnya dengan sentuhan motif. Kamu bisa mengaplikasikannya dengan memilih berbagai motif, misalnya bentuk geometri, mural, tetesan cat warna-warni yang unik, atau motif chevron. Tapi pastikan hanya 1 motif saja, karena terlalu banyak motif akan terkesan absurd atau tidak jelas.

  1. Gunakan Teknik Ombre di Sudut Lain

Teknik warna ombre ini tak hanya digunakan di dinding saja. Anda bisa mengaplikasikannya di jendela, elemen interior berbahan linen atau pada furniture.

Namun, jangan terlalu banyak menggunakan warna ombre ini, karena akan menambah kesan terlalu ramai dan tidak enak dipandang.

Nah itulah beberapa tips yang perlu diperhatikan saat menggunakan teknik warna ombre untuk mempercantik ruangan. Warna tersebut sebaiknya hanya diterapkan di salah satu sisi dinding ruangan atau elemen interior lainnya sehingga dapat menjadi aksen yang menarik. Bagaimana, tertarik untuk mengaplikasikannya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s