Gabung Taksi Online, Asuransi Mobil Terancam Hilang!

 

Belakangan ini marak fenomena taksi online dalam bidang transportasi Indonesia. Sekarang ini, tak jarang orang membeli mobil bukan karena digunakan untuk kegiatan sehari-harinya, tetapi ada juga yang memanfaatkannya untuk menambah penghasilan yaitu dengan menjadikan kendaraan pribadinya sebagai taksi online.

Taksi online merupakan kendaraan pribadi yang disewakan untuk umum dan cara pemesanannya melalui sistem online. Mungkin bagi sebagian masyarakat menggunakan teknologi seperti ini lebih instan dibanding dengan kendaraan umum lainnya, maka dari itu tak jarang sopir-sopir taksi konvensional rela keluar dan bergabung dengan perusahaan tasksi online seperti Grabcar, Gocar, Ubercar, atau pun yang lainnya.

Namun penting untuk kamu ketahui, sebelum bergabung dengan perusahaan taksi online ada syarat yang harus dipenuhi terlebih dulu, salah satunya yaitu kendaraanmu harus terdaftar pada asuransi mobil.

Akan tetapi, biasanya perusahaan asuransi tidak menjamin kendaraan komersial. Karena asuransi mobil yang kamu miliki berupa perlindungan mobil pribadi, bukan komersial.

Mengapa perusahaan asuransi tidak meng-cover mobil komersial?

Pihak asuransi tidak mengizinkan kendaraan pribadi yang sudah terdaftar dalam asuransi mobil untuk dijadikan kendaraan komersial. Mobil komersial merupakan kendaraan yang digunakan untuk urusan kerja atau bisnis yang menghasilkan uang atau pun keuntungan. Maka dari itu kendaraan komersial tidak bisa diklaim sebagai mobil pribadi.

Lalu bagaimana nasib asuransi mobil yang tertera pada taksi online?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, pihak asuransi tidak menjamin perlindungan mobil komersial. Nah, agar asuransi mobil kamu tidak hangus saat mobil dijadikan taksi online, kamu harus melaporkan perubahan kegunaan kendaraan ke pihak asuransi agar prosedur klaim tidak mengalami kendala saat mengalami insiden yang tidak terduga.

Laporan perubahan asuransi mobil pribadi menjadi komersial ini sangat perlu dilakukan. Pasalnya, akan ada biaya premi tambahan, namun biaya tambahan itu tidak banyak hanya dibawah 3% dari jumlah premi.

Memang jumlah premi yang dibayarkan terbilang sedikit lebih mahal dibandingkan dengan asuransi mobil pribadi, namun setidaknya keamanan mobil jadi lebih terjamin. Adanya tambahan biaya ini karena risiko mobil yang digunakan untuk usaha rental (komersial) atau pun taksi online lebih tinggi dibandingkan penggunaan untuk pribadi.

Mengenai besaran biaya premi asuransi yang harus dibayarkan tergantung dari tipe, jenis dan tahun produksi mobil yang di asuransikan. Pilihanya adalah mengubah premi polis asuransi sesuai peruntukan kendaraan, atau klaim asuransi mobil ditolak karena kendaraan telah berubah fungsi. Semuanya tergantung kamu. Bijaklah berasuransi!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s